Ketika Lelaki Bertahta

Entah kenapa, tadi pagi tiba-tiba aja kepikiran, eh, ke ingetan…

Lagi-lagi soal lelaki…

Teringat pada lelaki  yang pernah mengimami saya ketika shalat..itu merupakan salah satu hal yang membuat saya merasakan betapa lelaki saat itu sangat benar-benar patut untuk dikatakan sebagai lelaki… Continue reading

Advertisements

Finally, I’m resign… Miris Memang..

#I’m Resign…#

dscf0480

Soal KKN di Banyumeneng, Gunung Kidul, akhirnya tamat sudah bagi saya.

Setelah diadakan rapat anggota KKN tahap 2 kemarin, mengenai tindak lanjut KKN tematik yang akan dilakukan Februari nanti, terhambat beberapa masalah.

Pertama, pihak LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengembangan Masyarakat) dan kampus tidak memperkenankan mahasiswa yang mengikuti KKN juga masih mengambil mata kuliah.

Kedua, banyak dari anggota KKN tematik tahap 2 ini yang masih mengambil beberapa mata kuliah dikampusnya, sehingga otomatis mereka memilih resign dari keikutsertaannya sebagai anggota di tim KKN ini.

Ketiga, pihak LPPM menerima KKN tematik ini minimal mencapai kuota 25 orang. Tim kita awalnya berjumlah 30 orang, namun karena banyak yang resign (termasuk saya) tim KKN ini hanya bersisa kurang lebih 17 orang. Continue reading

(KKN) senang-riang?

Senin kemarin, saya dan beberapa anak KKN Panggang tahap 1 dan tahap 2 pergi menginap ke Gunung kidul untuk mengadakan dengar pendapat warga Banyumeneng mengenai pelaksanaan program KKN tahap 2.

Hasilnya? warga setuju dan bersedia membantu dalam proses pelaksanaan solar cell nanti.

Pertemuan dilakukan dibalai desa, dengan dihadiri bapak-bapak dan beberapa pemuda Banyumeneng 1, 2, dan 3.

Berhubung saya tidak begitu mengerti bahasa jawa, khususnya yang kromo alus, dengan akhiran –pun –pun, pripun, naminipun, salahipun, ingkang, pangapunten, kulo, dsb, dsb…hee…gak ngerti saya kalau semuanya itu dijadikan dalam sebuah kalimat.. maka akhirnya saya cuma diam saja..) Continue reading

SunMor (Sunday Morning) non Ceria!

Setiap minggu pagi, diseputaran UGM, daerah lembah, boulevard, dan GSP (Graha Sabha Pramana) biasanya padat akan kerumunan manusia yang sedang berolahraga pagi, baik itu lari, maupun hanya berjalan kaki.

Selain itu, kepadatan manusia juga disebabkan oleh adanya pasar pagi, yang menjual berbagai macam pernak-pernik, baju-baju, tanaman-tanaman, bantal-guling, boneka-boneka, kura-kura, hamster, sandal-sepatu, dan beragam barang jualan lainnya yang tentunya dijual dengan harga miring.

Sunmor. Begitulah orang-orang menyebut pasar minggu pagi. Kerap dipadati pengunjung sekitar pukul 06.00 sampai 11.00 wib. Saya, dan seorang teman saya, pagi tadi ikut berada dalam keramaian tersebut dengan tujuan awal kita hanya melihat-lihat saja, siapa tahu ada yang menarik, baru dibeli..hee…maklum, anak kost 😉

babyblue_087

Oia, di sunmor ini juga saya bisa bertemu dengan teman-teman SMA saya..yang mungkin kami gak bakalan ketemu dengan sengaja kalau bukan di sunmor ini, heee… 🙂

Continue reading

Cape’…

bolak-balik 6 kali,kurang lebih 300 meter, turun naik tangga,
ke lantai 4,
demi seorang dosen……

thanks pak! masih mau menunggu saya nge-print 10 halaman yang salah..meski saya harus ngejar-ngejar bapak sampai ke mobil di parkiran..

huff’…..
cape’……