Praktikum yuk… :)

NB: hmm…mungkin agak-agak sadis juga nih gambar-gambarnya, jadi bagi mereka yang ga tahan ‘ngeliat darah, mending ga usah aja..   Oya,tambah lagi bagi mereka penggemar daging, semoga ga merubah kegemarannya itu karena telah melihat postingan ini..*hehehe..lebay mode on…..😉

Ini sedikit cerita dari praktikum saya di salah satu Rumah Potong Hewan (RPH) yang ada didaerah Jawa Tengah, kemarin sabtu sampai minggu.

Mata kuliah yang saya ambil adalah Penilaian Ternak Potong dan Evaluasi Lanjut. Ceritanya, kita sebaiknya tahu ciri-ciri ternak yang baik kualitas  maupun kuantitatifnya sehingga yang produksinya tinggi dapat terlihat, dan kitapun diuntungkan karena memiliki ternak yang berkualitas tinggi.

Salah satu cara penilaian ternak yaitu dengan mengukur data-data kuantitatif yang ada pada ternak, seperti berat badan, umur, tinggi gumba, tinggi pinggul, panjang badan, lingkar dada, lebar dada, dalam dada, dan lingkar skrotum. Sedangkan untuk pengukuran kualitatif dapat melalui pengamatan visual mengenai jenis bangsa, proporsi kepala dan leher, paha dan  kaki, keseragaman proporsi tubuh, warna kulit, dan jumlah testes.

(udahan ahh  yang serius-seriusnya, nih ta kasih foto-fotonya aja sebagian, hehe…yup…… )

Sapi Brahman Cross-import, katanya sih galak banget ni sapi,makanya di pagarin dobel gitu..

Sapi SimPo (Simmental x PO)

Pas penafsiran umur melalui diastema (liat jumlah pasang gigi)

Jam 12 malam, kita ke RPH lagi liat pemotongan hewan yang nantinya akan langsung didistribusikan kepasar-pasar tradisional untuk dijual..

ini sapi pertama yang disembelih, darahnya euy’…😦

kulitnya dibersihin juga dari sisa-sisa lemak yang nempel, untuk mempermudah penyamakan nantinya..

ini nih yang dinamain karkas sapi, yaitu bagian yang sudah dipisahkan kepala, kedua kaki depan dan belakang, serta telah dikeluarkan isi-isinya..

makin banyak sapi yang datang buat dipotong, jadi kasian ngeliatnya, gimana ga?mereka datang ketempat dimana beberapa temennya dah jadi  karkas, dengan darah dan kepala dimana-mana,,huhu…sediih… ni aja dia dah pasrah gitu karena dah jatuh dengan kaki terikat… maafkan kita ya sapi…😦

jadi inget lagunya Afgan nih, hiks….

Katanya juga ada bakso kepala sapi..kan daging dikepala ga banyak lemaknya tuh,jadinya alot gitu rasanya…

Darahnya pun masih bisa dimanfaatkan, dijadiin “saren”, darah yang digoreng.. (kalo kita muslim sih ga boleh mengkonsumsi itu,yupyup..)

Karkas dipotong-potong bagian paha depan belakang, dada, lalu ditimbang..

Ini nih praktikum barusan, pakai mencit percobaan, ngambil cairan vaginanya, sedang dalam fase apa dia sekarang, estrus kah atau bunting…  (bau euy’….serem pula kalo digit…hiiii)😀

*untuk praktikum-praktikum lainnya??  belum tau nih, hee…. dah mau ujian semester, ga kerasa….huff…semangaaattt! ^^

4 thoughts on “Praktikum yuk… :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s