Tentang sebuah cerita

Well, semua orang pasti punya cerita masing-masing dalam hidupnya. Entah itu sedih, ataupun senang. Baik yang membekas, atau cuma lewat begitu saja..

Karena semua pasti ada masanya. Masa-masa cinta monyet, ataupun cinta sejati *sok bijak*

Sore ini, dikala hari sedang hujan, enaknya membahas cerita yang mana ya? Sedih? atau yang suka-suka?😀

Baiklah, berhubung cuaca hujan sore ini, mari kita bermellow-mellow saja.. Setujuu??! (GAAAK!)

Eh, yasudah, kalau begitu, kita membahas cerita yang seneng-seneng aja ya😀

Seperti tadi malam, tiba-tiba saya diajak mba memeth untuk makan malem bareng om nukman. Beliau kebetulan sedang berlibur ke Jogja, dan memang sering ternyata terjadi kopdar dadakan antara beliau dengan anak-anak cahandong.

Dan malam itu kita dibingungkan dengan satu pertanyaan yaitu, “mau makan dimana?”

Alih-alih mau makan di daerah Jakal (Jalan Kaliurang), ternyata berubah kearah Tamsis (Taman Siswa), dengan nama tempat “Bebaceman khas Jogja” (sayang, telat moto malam itu)

Karena sempat hujan juga, jadi yang terkumpul kala itu hanya 7 orang. Om nukman, mba memeth, saya, alle, momon, nicowijaya, dan pungkas.

Yaay.. akhirnya bebaceman tiba juga. Ada ayam utuh bacem, puyuh baceman pedas, ceker, mendoan, dan tumis sayur. Mantabs! Apalagi disantapnya dikala baru selesai hujan (memang ada hubungannya ya? )

Sembari makan, perbincangan keluar begitu saja. Mulai dari tipe seseorang berdasarkan zodiaknya, yang dipelopori oleh mba memeth😀 hingga sedikit kisah cintanya om nukman dulu dengan isterinya.

Yup, saya cukup terharu dengan ceritanya. Eh, maksud saya terharu senang, kagum, dan pengen (pengen begitu juga maksudnya, hehe)

Jadi, sedikit ceritanya begini (mohon ijin cerita ya om, hee)

Beliau bertemu dengan isterinya berawal dari sang calon isteri tersebut yang minta tolong diajarin mengaji sama om nukman. Yup, secara om nukman dulu tinggalnya di pondok, pastilah bacaan ngajinya bagus😀

Kata si om, untuk belajar membaca ta’awud saja dibutuhkan waktu 2 bulan, agar benar-benar tepat panjang pendeknya. Begitu pula dengan bacaan Al.Fatihah, itu juga 2 bulan. Dan setelah itu, lancarlah bacaan sang calon isteri tersebut🙂

Kami mendengarkan dengan seksama cerita om nukman, sambil sesekali tersenyum mendengarkan candaannya (haah, serius amat nih nulisnya, :p)

Hmm.. saya yakin, pasti banyak cerita-cerita seru lainnya yang menyebabkan sepasang manusia akhirnya menikah🙂

Seperti misalnya om satu ini ini yang katanya bertemu dengan calon istrinya di kandang kuda😀

Ada juga yang mungkin berawal dari rekan siaran yang akhirnya menjadi pasangan sehidup-semati (ini siapa ya?):mrgreen:

Begitu pula dengan partner kerja dalam sebuah EO (ini juga siapa ya?):mrgreen:

Dan masih banyak lagi yang lainnya😀

Bagaimana dengan kisah anda? yang sudah berpasangan?😉

Oya, kalau orangtua saya dulu ceritanya simple aja, cuma dari teman kuliah yang berbeda kampus, dan akhirnya ayah saya boyonglah ibu yang berasal dari jawa timur ke kalimantan, tempat lahir ayah saya😀 #gapenting,

16 thoughts on “Tentang sebuah cerita

  1. Kayaknya seru itu makan-makannya.😀

    Saya sama doi sih aneh mbak. Jadi begitu saja, gak ada omongan resmi sama sekali. Yah, semoga bisa sampek nikah nanti. Amiin.🙂

  2. @Asop: wah, saya jg belum ko😀 hee..
    @mb meth: aiih, si mba ini… saya mah baru terinspirasi ceritanya aja, blum smpe tahap ingin menikah jg c, hahaaa😀😀😀 sy kan nunggu si mba dulu, *eh*

  3. wah … senengnya bisa kopdar dadakan gtu yaaaaa🙂 btw itu mbak memeth yang dulu ke Bjm dan sempat ke pasar terapung & ke pulang kembang kan ya???

  4. @Dede: iya, insyaAllah🙂
    @Ifan: yup.. dari hal yg tak terduga yang berujung manis😀
    @mb Nia: iya mbaaa…. itu mba memeth yang mampir ke banjar dulu n ke pasar terapung😀 (tapi sy ga ikutan,hiks)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s