SAS

SAS (Statistical Analysis System) adalah program komputer untuk analisa statistika yang dikembangkan oleh perusahaan SAS Institute. Perangkat lunak ini dirancang untuk keperluan berbagai bidang dengan fitur Analisa Statistika, Riset Operasi, Managemen Proyek, dll. (by om  Wiki)

Yup, dari hari senin sampai kamis kemarin secara ga disengaja ikut pelatihan program SAS oleh  Prof. Dr. Ir. Subandriyo, M.Sc yang katanya lebih mudah dari SPSS itu🙂

Program analisa ini sangat sering digunakan oleh para mahasiswa tingkat akhir untuk menghitung data penelitiannya berdasarkan metode yang digunakan. Oleh karena itu, mata kuliah rancangan percobaan biasanya menggunakan suatu software untuk mendukung penghitungan analisa datanya.

Kebanyakan pasti sudah mengenal program SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) , namun sejak tanggal 28 Juli 2009, SPSS disebut sebagai PASW (Predictive Analytics SoftWare) —- baru tahu juga dari Om Wiki, hehe..

Langsung saja, sedikit mengenai program SAS yang saya dapat dari hasil peatihan kemarin yaitu:

Program SAS yang digunakan adalah SAS 9.1. Langkah pemasukan datanya sebagai berikut, terdapat beberapa macam metode yang dapat digunakan, tergantung kita penelitiannya seperti apa.

  • Buka file sas program
  • Untuk data menyamping menggunakan tanda “@@”
  • Untuk data kebawah tanpa “@@”
  • Setiap akhir baris diberi tanda “;”
  • Kalau keterangan dengan huruf diberi tanda “$”
  • Contoh:

1.  Memasukkan data. Buka program sas.

Data calves;

Input weight @@;

260 260 230 280 290 280 260 270 260 300

;

PROC MEANS DATA= calves N MEAN MIN MAX VAR STD CV;

VAR weight;

RUN;

  • NB: sebaiknya soal disimpan terlebih dulu dalam bentuk “.sas”
  • Hasil disimpan dalam bentuk “.rtf”

2. T-Test.

Data superov;

INPUT trt $ OR;

G 14

G 14

G 7

G 45

G 18

G 36

G 15

S 12

S 11

S 12

S 12

S 14

S 13

S 9

;

PROC TTEST DATA= superov;

CLASS trt;

VAR OR;

RUN;

Cara membaca tabel T-test:

Yang biasanya dipakai adalah equal —- Pr > ItI 0,0973 NS karena > 0.05 sehingga perlu diuji kembali dengan WILCOXON.

Jika analisis tidak homogen (jika menggunakan T-test NS) gunakan ‘Oneway’.


3. Dengan data yang sama (dengan soal T-test), diganti:

PROC NPAR1WAY DATA= superov WILCOXON;

CLASS trt;

EXACT WILCOXON;

VAR OR;

RUN;

Keterangan: ‘NPAR1WAY’ adalah non parametric oneway

4. Uji Chi-Square (Uji independen).

Data color;

INPUT color $ number;

DATALINES;

White 140

Brown 250

Pied 20

;

PROC FREQ DATA= color;

WEIGHT number;

TABLES color/TESTP= (36 48 16);

RUN;

5. Jika data dari excel.

Jika angkanya kosong diberi “.”

  • Excel – edit – copy- paste special ke word – pilih ‘unformatted text’ –ok.
  • Edit – replace – more- special- ‘tab character’ –replace : (spasi 2x) – replace all
  • Page setup- ganti landscape- ok (jika datanya banyak)
  • File – save as- plain text (.txt) – warning: MS-DOS
  • Buka Program Sas.
  • File open- (data yg disimpan tadi) – dirapikan- save as data files (.dat)-ok
  • File save as ke (.sas)
  • Buka kembali program sas dari awal, lalu masukkan template rumus
  • Run

Dan beberapa contoh pemasukan data lainnya dengan analisa Regresi, Multiple regresi, Non Linier Regresi, Polinomial, Korelasi, Anova, Block, Latin Square, Cross-over, Faktorial, Nested, Split-plot, dll.

Dan ternyata, program SAS ini memang lebih simple, prkatis, dan tentunya lebih mudah daripada SPSS 🙂

Selamat mencoba🙂

4 thoughts on “SAS

  1. @syafwan, kemarin ga boleh ngopy master programnya e,, jadinya silahkan nyari sendiri di inet ya wan, hehe.. ^^

    @bg amed, hiyaah…napa??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s