Malam Tahun Baru

Ga tau ini, cuma keinget 3 malam tahun baru terakhir kemarin:

Pertama, malam tahun baru 2008. Saat jam menunjukkan pukul 12 malam, saya dan teman-teman kost bergegas naik ke lantai 3 kost-an, atau tempat cucian. Dari sana kami melihat kembang api malam pergantian tahun itu🙂 Oh ya, status saat itu memiliki pasangan yang PJJ, alhasil kita cuma ngucapin tahun baru via telpon aja🙂

Kedua, malam tahun baru 2009. Status jomblo alias sendirian. Dihabiskan di Bundaran UGM, karena pada saat itu sekalian saya menemani seorang teman yang ibunya sedang sakit di Panti Rapih.

Ketiga, tahun lalu. Status berpasangan. Malam tahun baru 2010 saya habiskan waktu dirumah neneknya. Ada acara bakar-bakar dan masak-masak bersama sejumlah besar keluarganya🙂 Seru sih, dengan begitu jadi deket sama keluarganya. Saya senang saat itu, sungguh, meski hanya sampai jam 10 kurang, saya pamit pulang. Karena dikost ga ada orang, akhirnya saya ikut teman saya menginap dirumah temannya yang lain yang saat itu juga mengadakan acara bakar-bakar jagung rame-rame🙂

Sekian yang saya ingat. Untuk malam tahun baru 2006 dan 2007 sepertinya juga saya habiskan diatas lantai 3 kost-an dengan beberapa temen kost yang lainnya😀

Untuk malam ini?? Entahlah akan saya habiskan dimana….

8 thoughts on “Malam Tahun Baru

  1. Sendirian juga gapapa her…

    bagiku, seumur hidupku sampai sekarang, malam tahun baru ya selalu di rumah sendiri, dikamar, nonton tivi, kalo ngantuk ya tidur, ga ada bedanya hehehe….

  2. PJJ itu pacaran jarak jauh ya? hihihi.. dikirain Pajak Jadian :p kalo di sini istilah PJJ itu ya pajak jadian alias kalo ada temen yang baru jadian itu kita minta traktir sama mereka.. hehe.. btw selamat tahun baruu😀

  3. @Areep, seru dunk😀

    @Ridu, hehe..iya PJJ pacaran jarak jauh.. kalo PJ doang baru pajak jadian du,,😀 met taun baru jugaa… *kerja woi, kerjaa* :p

  4. sa nomor hp kam berapa ,ku gt faisal kawan kakak ikm ian lawan akbar yg dahulu rumahku dibelakang ikm,tolong pang no kam julung ke wadah ian kena ku minta lawan ian no kam……makasih…..

  5. sa jangan dengarkan apa kata orang ttg aku,tu hanya persepsi org ja,selama kebohongan tu terungkap maka ku tetap menunggumu entah sampai kapan (ne…dari dalam hatiku yang terdalam)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s