ESTIMASI POTENSI GENETIK SAPI PERAH FRIESIAN HOLSTEIN

ESTIMASI POTENSI GENETIK SAPI PERAH FRIESIAN HOLSTEIN

DI TAURUS DAIRY FARM, CICURUG, SUKABUMI

Hera Prahanisa S.Pt

09/292544/PPT/0749

INTISARI

Penelitian ini bertujuan untuk menduga potensi genetik sapi perah Friesian Holstein di Taurus Dairy Farm Cicurug, Sukabumi. Data yang diambil adalah data sekunder yang berupa catatan produksi susu, jarak beranak (calving interval), service per conception (s/c), umur beranak pertama, dan lama laktasi sapi perah yang telah mengalami satu dan lebih dari satu kali laktasi sejak tahun 2003 sampai 2009, kemudian dilakukan standarisasi terhadap produksi susu dengan menggunakan faktor koreksi lama pemerahan 305 hari, dan umur induk dewasa. Data sifat produksi (produksi susu), sifat reproduksi (CI, S/C, lama laktasi, dan umur beranak pertama) dianalisis secara statistik deskriptif. Data dianalisis dengan menggunakan analisis variansi korelasi saudara tiri sebapak (paternal halfsib correlation) dan pola tersarang (nested) untuk mendapatkan nilai heritabilitas dan metode korelasi antar kelas dan korelasi intra kelas untuk ripitabilitas kemudian digunakan untuk menghitung nilai MPPA, ERPA, ETA dan NP sapi perah. Estimasi nilai heritabilitas produksi susu dengan metode pola tersarang sebesar 0,287 ± 0,135 (h2s), 0,310 ± 0,154 (h2d), dan 0,299 ± 0,103 (h2(d+s)), dan metode korelasi saudara tiri sebapak 0,63 ± 0,23. Estimasi nilai heritabilitas CI dengan metode saudara tiri 0,46 ± 0,23, dan pola tersarang 0,038± 0,106 (h2s), 0,733 ± 0,231 (h2d), 0,385 ± 0,117 (h2(d+s)). Estimasi heritabilitas S/C dengan metode saudara tiri 0,001 ± 0,110 dan dengan pola tersarang -0,022 ± 0,043 (h2s), 0,098 ± 0,133 (h2d), 0,038 ± 0,072 (h2(d+s)). Estimasi nilai ripitabilitas produksi susu korelasi antar kelas 0,43 ± 0,1 dan korelasi intra kelas 0,15 ± 0,05. Nilai ripitabilitas CI dengan metode korelasi antar kelas 0,00 ± 0,09 dan korelasi intra kelas 0,19 ± 0,07. Nilai ripitabilitas s/c dengan metode korelasi antar kelas 0,12 ± 0,15 dan korelasi intra kelas 0,02 ± 0,05. Hasil perhitungan diperoleh peringkat tertinggi berdasarkan estimasi nilai MPPA dan ERPA relatif 147 ekor induk dengan metode ripitabilitas antar kelas dan 279 ekor induk dengan metode ripitabilitas intra kelas di Taurus Dairy Farm adalah sapi perah dengan nomor 1966, 1941, 2180, 2087, dan 2248. Estimasi nilai ETA dan NP 40 ekor pejantan dengan metode heritabilitas saudara tiri sebapak dan 38 ekor pejantan dengan metode heritabilitas pola tersarang diperoleh peringkat tertinggi yaitu Database, Kimball, Beam, Doeboy, Paul, Varlour, dan Cassela

(Kata kunci: Sapi perah Friesian Holstein, Produksi susu, Sifat reproduksi, Parameter genetik,)


ESTIMATION GENETIC POTENTIAL OF FRIESIAN HOLSTEIN DAIRY COWS AT TAURUS DAIRY FARM, CICURUG, SUKABUMI

Hera Prahanisa S.Pt

09/292544/PPT/0749

ABSTRACT

The objective of this study was to estimate genetic potential of Friesian Holstein at Taurus Dairy Farm, Cicurug, Sukabumi. Data observed was secondary data of milk yield, calving interval, service per conception, age at first calving, and length of lactation records that have been had one or more lactation since year 2003 to 2009, then were standardized of milk yield by using correction factor 305 days of lactation period and Mature Equivalent (ME). Production trait (milk yield), reproduction traits (CI, S/C, length of lactation, and age at first calving) were analyzed by descriptive statistic. Data were analyzed by paternal half-sib correlation nested method to get heritability value and interclass and intraclass correlation repeatability value then used to count Most Probable Producing Ability (MPPA) and Estimated Real Producing Ability value and Estimated Transmitting Ability (ETA) and Breeding Value (NP) of dairy cows. Estimates of heritability of milk production by using nested are 0.287 ± 0.135 (h2s), 0.310 ± 0.154 (h2d), and 0.299 ± 0.103 (h2(d+s)), and paternal half-sib correlation method is 0.63 ± 0.23. Estimates of CI heritability with half-sib method is 0.46 ± 0.23, and using nested are 0.038± 0.106 (h2s), 0.733 ± 0.231 (h2d), 0.385 ± 0.117 (h2(d+s)). Estimated heritability of S/C with half-sib method is 0.001 ± 0.110 and using nested method are -0.022 ± 0.043 (h2s), 0.098 ± 0.133 (h2d), 0.038 ± 0.072 (h2(d+s)). Estimated value of milk production repeatability with interclass correlation is 0.43 ± 0.1 and intraclass correlation is 0.15 ± 0.05. CI repeatability value with interclass correlation method is 0.00 ± 0.09 and intraclass correlation is 0.19 ± 0.07. S/C repeatability value with interclass correlation method is 0.12 ± 0.15 and intraclass correlation is 0.02 ± 0.05. Result obtained by the highest ranking based on the estimated relative value of MPPA and ERPA for 147 dairy cow with interclass repeatability method and 289 dairy cows with intraclass method in Taurus Dairy Farm are 1966, 1941, 2180, 2087, and 2248. The estimated value of ETA and NP for 40 bulls with paternal half-sib heritability method and 38 bulls with nested heritability method obtained the highest ranking are Database, Kimball, Beam, Doeboy, Paul, Varlour, and Cassela

(Keywords: Friesian Holstein dairy cows, Milk production, Reproduction traits, Genetic parameter)