Rabu, 15-02-2012
Pagi ini dia bangun seperti biasa, seperti pagi biasa, sekitar dua bulan terakhir. Tidak begitu bahagia, tapi berusaha baik-baik saja.
Kemudian pergilah dia bekerja. Dengan semangat yang biasa-biasa saja dia pun tersenyum saat mengendarai motor.
Tetiba di kantor, ruangan seperti biasa masih sepi. Padahal waktu telah menunjukan pukul 07.20. Yah, mungkin karena pagi ini mendung, jadi yang lain masih terlelap dirumah, pikirnya.
Bergegas dia membuka laptop, bermaksud menyelesaikan kerjaan kemarin yang belum terselesaikan dengan harapan pada hari ini dia bisa pergi ke lapangan dengan tenang. Tadi malam dia mendapatkan sebuah pesan singkat yang mengharuskan dia untuk menyelesaikan kerjaan yang tertunda.
Apel pagi selesai dilakukan. Dia masih belum tau, jam berapa akan berangkat CP-CL ke lapangan. Pak Bos menyuruhnya mengantarkan surat ke kepala untuk meminta tanda tangan. Salah. Kemudian dibenarkan. Ternyata masih salah. Dan yang ada akhirnya dia yang kena marah dua-duanya.
Pukul 09.30 akhirnya dia berangkat juga ke lapangan bersama tiga rekannya yang lain. Cuaca pagi menjelang siang itu cukup panas. Dia pun membuka kaca jendela, membiarkan angin semilir masuk kedalam.
Baru pertama kali dia ke tempat itu, daerah Liang Anggang, Guntung Manggis, dan daerah Guntung Payung.
Sepanjang perjalanan yang dia perhatikan, ternyata masih ada buah Karamunting ya.
Dan makan siang bersama rekan yang lain, dia lah yang terakhir kali habis. Maklum, yang lain pada lapar banget kali ya, pikirnya.
Besok lanjut ke kabupaten lain lagi. Dia harap, besok diberi kekuatan lagi untuk tidak sakit dulu. *hatchiiiii*
… sudah cukup rasa sakitnya,
sudah sering,
sudah lelah, …..
ya Allah,, semoga dengan begini rasa untuk mensyukuri apa yang Kau beri semakin tumbuh dalam diri…
Pasti kan ada terang setelah gelap.
Pasti kan selalu ada berkah dalam setiap kejadian.
Pasti.. Karena semua bisa terjadi karena kehendak-Mu ya Allah..
Laahawla walaaquwwata illabillah..
*terbaik untuk ku, untuk mu, untuk semua* amin…
…. masih teringat jelas malam tahun baru beberapa tahun lalu. Malam tahun baru 2008 dikost, 2009 di rumah sakit, 2010 dirumah neneknya, 2011 dikost, lengkap dengan ceritanya masing-masing, baik suka maupun duka
Dan untuk malam tahun baru 2012 ini, saya habiskan dirumah saja. Tanpa kedua orangtua (lagi keluar kota), dan dalam keadaan baru sakit, namun saya mensyukurinya
Yang saya harapkan di tahun 2012 besok adalah semoga bisa lebih menghargai diri sendiri dan oranglain, semoga bisa membahagiakan diri sendiri terutama orangtua dan lingkungan sekitar, semoga bisa lebih kuat lagi dalam menghadapi masalah terutama masalah hati, dan semoga bisa menjadi pribadi yang lebih pandai bersyukur… amiin ya robbal’alamin..
Have a good new year!
Semoga hanya rasa positif saja yang dapat menular, bukan rasa yang sebaliknya..
Amin…
Aaaaargh…………………. Rasanya udah lamaaaaa banget nganggurin blog ini :’( Sebenernya dibuka sih dibuka aja, tapi ya itu tadi, ngerasa ga sempet terus nulisnya…..
( *pentung2 diri sendiri*
Jadi, ini ceritanya saya udah selesai ngerantau di pulau seberang, dan alhasil baliklah ke pulau asal, yaitu kalimantan selatan
Dari awal Juni udah bergabung lagi di per-sapi-an sini, yah, ga jauh-jauh juga dari jurusan yang diambil pas kuliah…yaitu peternakan. Sapi, sapi, dan sapi. Ya ada juga sih kambing, ayam, puyuh, dll.
Ternyata kerja itu ga gampang segampang cuma tanda tangan tanda tangan gitu ya?? *itu mah bos kalee* :p
Memang pastinya banyak seluk beluk dari bekerja. Mulai dari urusan kerjaan, sampai masalah pribadi personil-personilnya. Ya meski cuma sekedar bercandaan gitu sih… Tapi kadang juga ada yang agak berlebihan dan keterlaluan gitu, hehe….
Yaudah lah, sekarang ngomongin sapi aja kali ya.
*tari nafas*
kayanya udah lama banget ga nulis blog ya??
kangen sih, tapi…
sama kayak pas bikin skripsi/ tugas akhir/ tesis/ tugas apapun, sekalinya males, ya akhirnya jadi males berkepanjangan
*haha
dan akhirnya, mari nulis lagiiiii…….. Continue reading
Menyiangi iwak. Yaitu proses pembersihan ikan sebelum dapat dikonsumsi. Saya jujur saja tidak bisa melakukan pekerjaan tersebut. Disamping keberanian saya yang kurang untuk memegang ikan dalam keadaan hidup, juga karena tidak terbiasa melakukannya
Jadi, saat dipasar ketika membeli ikan, pasti sekalian minta tolong dibersihkan ikan-ikan tersebut.
Pertama-tama, kita meminta surat pengantar ke ketua RT dan RW tempat tinggal kita dengan tujuan pembuatan SKCK untuk melamar pekerjaan.
Kedua, surat pengantar yang telah di tanda tangani ketua RT dan RW kita bawa ke kelurahan, dengan menyertakan fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan foto kopi tanda lunas pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Surat pengantar dari kelurahan di fotokpi 3x, dan di cap, satu ditinggal di Kelurahan beserta dengan fotokopi KTP dan PBB. Continue reading